Oleh
: Yumnan Abadi
Ajakan
pada judul di atas mengandung makna yang sangat mendalam, betapa tidak, bahwa
Allah SWT dan para malaikatNya juga bershalawat kepada nabi Muhammad SAW, masak
kita sebagai ummatnya tidak mau bersholawat kepada beliau. Alhamdulillah
akhirnya ajakan bersholawat tersebut dapat terealisasikan dalam bentuk lagu
yang kami buat. Ide itu sebetulnya sudah lama kami konsep dengan adik-adik dan
keluarga meski hanya dengan sebatas diskusi ringan. Namun ide dan harapan itu
akhirnya bisa terwujud bersamaan dengan adanya peristiwa wabah pandemik covid-19
yang mengharuskan warga masyarakat
melaksanakan aktifitas dari rumah (work from home). Namun demikian bukan
berarti aktifitas yang utama menjadi terganggu dan terhalang, tidak sama
sekali, malah menurut hemat kami kegiatan ini menjadi pemacu semangat dalam mengiringi
tugas pokok tersebut.
Awal
munculnya lagu ini bermula saat pemerintah menghimbau penerapan bekerja dari
rumah (WFH) seiring wabah yang melanda Negara Indonesia. Lagu sholawat perdana yang
berjudul “Ya Nabi” terinspirasi dari beberapa faktor yang melatar belakanginya.
Diantara faktor tersebut adalah, pertama; sebagai ummat nabi Muhammad
SAW sudah sepantasnya jika kita harus mencintai beliau dan bukti cinta itu
salah satunya dengan seringnya kita menyebut namanya. Sebagaimana diterangkan
dalam sebuah maqalah "man
ahabba syai'an katsura dzikruhu" yang berarti barang siapa
yang mencintai sesuatu maka akan banyak-banyak menyebut namanya, artinya orang
yg sedang jatuh cinta cenderung selalu mengingat dan menyebut orang yg
dicintainya. Kedua;
potensi yang dimiliki saudara-saudara kami yang notabene memiliki suara yang
cukup indah dan itu merupakan karunia dari Allah yang harus disyukuri adanya
dan bentuk syukur itu kita wujudkan dengan mengajak kepada masyarakat untuk
bersholawat lewat album yang kita terbitkan. Ketiga: keinginan untuk
berdakwah dan mengumandangkan syiar Islam melalui lantunan sholawat Nabi,
Sebenarnya
setiap kejadian apapun yang Allah ciptakan di dunia ini mesti ada hikmah yang
terkandung didalamnya. Banyak yang kita ambil pelajaran dari peristiwa pandemik
ini, diantaranya dari sisi agama wabah mengingatkan manusia akan kekuasaan
Allah Swt. betapa manusia tidak ada daya upaya dihadapan Sang Pencipta,
sepandai apapun manusia, secanggih apapun alat yang diciptakan manusia ternyata
tidak ada apa-apanya dibanding takdir Allah. Wabah corona juga menjadikan
manusia lebih istiqomah dalam beribadah, dengan beribadah dari rumah anggota
keluarga bisa melaksanakan sholat berjamaah dengan khusuk. Selain itu wabah
covid-19 menjadikan manusia lebih mendekatkan diri kepada Allah. Disamping itu
dari sisi kesehatan manusia dituntut harus selalu menjaga kebersihan tubuh
kita, betapa Allah mencintai hamba-hambaNya yang selalu menjada kebersihan
sebagaimana diterangkan dalam surat Al-Baqarah ayat 222 (Innalaaha yuhibbut
tawwabiina wayuhibbul mutathahhirina) artinya "Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang
yang bertaubat dan mencintai orang yang menyucikan diri".
Hikmah yang lain
dari sisi sosial, manusia akan akan tumbuh sifat sosialnya kepada sesama dengan
cara membantu dan peduli kepada orang lain yang membutuhkan. Sementara dari
sisi kedisiplinan, peristiwa pandemik covid-19 mengajarkan kepada kita untuk
disiplin dalam berperilaku dan dalam segala hal karena pada hakekatnya Islam
merupakan agama yang mengajarkan dalam hal kedisiplinan terutama disiplin
tentang waktu. Orang yang sukses dan orang yang kuat adalah merekan yang bisa
menerapkan kedisiplinan di setiap saat dan waktu.
Akhirnya kami
mengajak semua yang menikmati lagu Ya Nabi ini untuk tidak sekedar mendengarkan
saja, akan tetapi mari kita bersholawat billisan, dengan ucapan lisan
kita setulus hati agar kita benar-benar diakui ummat Nabi Muhammad yang kelak
di akhirat berhal mendapatkan syafaatnya. “Syafaatmu kuharapkan… Sang
pencerah sepanjang zaman. Syafaatmu kunantikan… Sang pencerah seluruh alam”.
Semoga
bermanfaat….. Amiin
(Kampak,
Ahad, 28 Juni 2020)
Aamiin
BalasHapusPak Yumnan multi talenta...
BalasHapusAamiin YRA
BalasHapusاللهم صل على سيدنا محمد و على اله
BalasHapusSuara bagus adalah kelebihan dari Alloh yang harus di syukuri. Melantunkan lagu lagu sholawat adalah salah satu bukti ras syukur itu. Syiar dengan lagu akan lebih mudah diterima oleh masyarakat. Sukses selalu El-Qolami. Aamiin